Tampilkan postingan dengan label tips trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips trik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juli 2016

Download Pokemon Go APK untuk Ponsel Android


Download Pokemon Go APK untuk Ponsel Android

Banyak orang yang penasaran apa sih Pokemon Go, bagaimana cara bermainnya, bagaimana cara menangkapnya? Padahal game ini baru resmi dirilis di Amerika utara, Australia dan Selandia Baru. Tapi seluruh dunia sudah gaduh dibuatnya, dan semua orang ingin mencoba permainan ini.

Pokemon Go adalah Game berbasis augmented reality ciptaan Niantic Lab, Nintendo, dan Pokemon Corp yang telah mengundang banyak perhatian. Selain euforia Pokemon, yang membuat permainan ini menjadi seru adalah permainan ini berbasis dunia nyata.

Bagi kamu pengguna Android di Indonesia yang ingin mendownload Pokemon Go di Play Store tentu tidak akan menemukannya, karena rilis resmi untuk Indonesia belum ada. Namun tidak usah khawatir, karena ada beberapa situs yang menyediakan APK Pokemon Go jika kamu ingin mencobanya. Ada beberapa tips dan trik juga yang bisa dicoba saat bermain Pokemon Go yang akan dibahas di artikel selanjutnya.

Spesifikasi Smartphone

Tidak semua ponsel bisa memainkan game yang satu ini. Ada spesifikasi tertentu yang harus kamu miliki jika ingin memainkan Pokemon Go. Untuk lebih jelasnya bisa melihat screenshoot di bawah ini.

Download Pokemon Go APK untuk Ponsel Android

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa Pokemon Go belum resmi dirilis di Indonesia. Tapi bila kamu ingin memainkannya, silakan download disini, kemudian install dengan mengizinkan install aplikasi dari pihak ketiga.

Sabtu, 09 Januari 2016

Mengatasi Lag Pada Andromax R Dengan Andromax Priv ROM


Mengatasi Lag Pada Andromax R Dengan Andromax Priv ROM

Andromax pRiv ROM merupakan ROM alternatif untuk Andromax R 4G LTE, dari firmware Blackberry Priv. Seperti diketahui bahwa Max R adalah smartphone murah meriah dengan spesifikasi yang cukup bagus, namun memiliki lag yang sangat mengganggu. Untuk mengatasinya Anda dapat mengganti ROM bawaan Max R dengan Andromax pRiv ROM, dan say goodbye pada LAG.


Feature Andromax Priv :

1. Blackberry inside
2. New Kernel
3. Balance
4. Blackberry Hub for all
5. Optimizer LTE
6. Elegant interface
7. Smoothness level 9
8. Xposed Installer as default system
9. Based firmware merging : I46D1G and STV100-4 (UK)
10. Stable

Link download : Andromax pRiv

Dengan asumsi bahwa Anda telah me-Root dan instal TWRP pada Max R, kemudian ikuti prosedur dibawah ini.

Cara Instal :

Step 1 : extract .zip firmware dan letakan pada TWRP/BACKUPS/....
Matikan devices dan masuk recovery mode, masuk kepada restore, pilih rom yang akan di execute, slide menu to restore.
Done

Step 2 : menghilangkan tulisan rooted hijau di status bar.
Extract step 2.zip, buka root explorer etc, push to system/priv-app dan set permission pada 0644.
Done.

Credit by Ben Marem.
Fixing camera ? Hanna automatic mode flash tidal bekerja

Selamat mencoba.......

Senin, 26 Januari 2015

Cara Update GALAXY S2 dengan Android 5.0 LOLLIPOP

Samsung Galaxy S2 adalah salah satu handset andalan di keluarga Samsung, dan juga menjadi salah satu perangkat dengan penjualan terbesar yang pernah diraih. Sayangnya, Samsung telah memutuskan untuk menghentikan update firmware untuk Galaxy S2 dan tidak akan mengirimkan update KitKat/Lollipop 5.0 lebih lanjut. Meskipun secara resmi itu tidak mungkin untuk memperbarui melalui OTA update, namun Anda dapat men-download firmware kustom ROM. Untuk itu mari kita bahas bagaimana cara Upgrade Android Lollipop 5.0 dengan Kustom ROM Cyanogen Mod 12.

manual update, kustom ROM, android, Android 5.0 Lollipop

Persiapan:

> Pastikan baterai ponsel terisi penuh atau setidaknya tersisa minimal 50%.

> Aktifkan USB Debugging pada ponsel melalui "Settings> Applications> Development> USB debugging".

> Backup data-data di Samsung Galaxy S2 seperti SMS, Call Log, Internet Settings dll menggunakan applikasi yang diperlukan, dan kemudian transfer ke komputer sehingga dapat dikembalikan setelah firmware tersebut diperbarui.

> Semua driver yang diperlukan harus telah terpasang di komputer.

>  Pastikan ponsel telah di-root terlebih dahulu. Untuk memeriksa apakah ponsel sudah di-root atau belum, dapat diperiksa dengan bantuan aplikasi Root Checker yang dapat  didownload dari Google Play Store. Dan jika ternyata ponsel belum di-root, coba lihat artikel tentang panduan rooting perangkat Android yang bisa dilihat disini.

Perhatian: Ikuti semua petunjuk yang disebutkan dalam artikel ini dengan seksama, dan jika ada kerusakan yang disebabkan karena tidak mengikuti petunjuk dengan benar, maka saya tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

Langkah-langkah Update Firmware Galaxy S2 GT I9100 dengan Android 5.0 LOLLIPOP:

> Download Paket Firmware Android Lollipop 5.0 dan Paket Google Apps ke komputer.

>  Hubungkan ponsel ke komputer dengan kabel USB, dan tempatkan dua file zip tersebut di SD Card ponsel. Pastikan untuk tidak menempatkan file-file tersebut ke dalam sub folder.

>  Lepaskan peonsel untuk masuk ke mode recovery. Jika Anda telah menginstal aplikasi ROM Manajer dari Play Store, masukkan ponsel dalam mode recovery. Anda juga dapat masuk ke mode recovery melalui metode manual dengan cara mematikan ponsel kemudian tekan tombol Volume Up + Menu.

> Dalam mode recovery, pilih opsi �install zip from sd card� dan pilih file firmware zip yang telah Anda tempatkan pada ponsel.

> Sekarang, cukup ikuti petunjuk pada layar untuk menerapkan update firmware. Setelah firmware berhasil diperbarui, pilih opsi  �go back� kemudian pilih opsi �clear cache� lalu pilih clear data. Seluruh proses update firmware ini akan memakan waktu sekitar 5-10 menit.

> Setelah itu, pilih opsi reboot untuk mengaktifkan ponsel dalam mode normal.

Catatan: Jika perangkat tidak bisa boot up atau berhenti di layar awal (boot loop), keluarkan baterai dan masukkan kembali untuk booting lagi dalam mode normal. Jika masih terjadi, ulangi langkah-langkah diatas dari awal.

Senin, 25 Agustus 2014

Tips Cara Membuat Ubuntu 14.04 Live/Installer di Flashdisk

ubuntu, linux, usb, tips trik  Ubuntu 14.04 Live/Installer di Flashdisk

Jika Anda bukan pengguna Ubuntu, namun pengguna Linux yang ingin membuat live/installer Ubuntu 14.04 di flashdisk, maka caranya sangat mudah. Tidak perlu install utilty seperti unetbootin untuk membuatnya, cukup melakukan langkah berikut di terminal.

Cari device flashdisk yang ditancapkan pada USB melalui perintah:

# ls -l /dev/disk/by-id/

dari perintah tersebut akan keluar hasilnya, misalnya (cari yang ada tulisan USB-nya):

... /dev/disk/by-id/usb-USB_Flash_Disk_3E65007041C29DB9-0:0 -> ../../sdc
... /dev/disk/by-id/usb-USB_Flash_Disk_3E65007041C29DB9-0:0-part1 -> ../../sdc1

Dari hasil contoh diatas, maka maka device USB yang akan digunakan adalah sdc (INGAT, bukan sdc1), sehingga penulisan perintah untuk menuliskan file ISO Ubuntu adalah sebagai berikut:

# cp ubuntu-14.04-desktop-amd64.iso /dev/sdc
# sync

Tunggu hingga proses copy selesai, maka flashdisk sudah bisa digunakan untuk booting, mencoba atau melakukan installasi Ubuntu.

Selamat mencoba.

Sumber: http://www.aghanux.org/wiki/index.php?title=Main_Page#Menggunakan_Linux ?

Senin, 11 Agustus 2014

Cara Mengirim/Menerima Semua Jenis Format File Melalui Bluetooth ke/dari Ponsel Android

Pernah menghadapi masalah saat mengirim / menerima file melalui Bluetooth? Jika ya, kita sekarang memiliki solusi pemecahan masalah untuk hal yang sama. Sebagian besar pengguna mengeluh tentang tidak dapat menerima format file tertentu melalui Bluetooth. Masalah ini sering terjadi pada stock firmware bawaan, biasanya Anda menghadapi masalah dalam proses penerimaan/pengiriman file melalui Bluetooth dimana beberapa produsen memblokir beberapa jenis file tertentu untuk mengirim atau menerima. Nama aplikasi untuk mengatasi hal ini adalah "Xposed Repo".

Fungsi dan kegunaan Xposed Repo

Memungkinkan Anda untuk menerima hampir semua jenis file melalui Bluetooth,
Memungkinkan Anda untuk memilih jenis file yang ingin Anda terima
Memungkinkan Anda untuk memilih pemberitahuan saat menerima file yang masuk
Pada perangkat Samsung memungkinkan pengaturan Timeout menjadi tak terbatas

Semua hal di atas adalah mungkin untuk dikonfigurasi dengan bantuan sebuah aplikasi. Download aplikasi Xposed Repo pada perangkat Anda kemudian instal.

Setelah Anda membuka aplikasi, Anda akan melihat layar seperti gambar di bawah, setelah itu Anda dapat memilih file untuk dikirim.

alikasi android, bluetooth, mengirim fileaplikasi android, bluetooth, mengirim/menerima file

Anda kemudian harus memilih jenis file seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini sehingga dapat dikirim melalui Bluetooth. Jadi, kini Anda dapat mengirim hampir semua jenis/format file melalui Bluetooth.

aplikasi android, bluetooth, mengirim/menerima file


Satu-satunya syarat untuk menggunakan aplikasi ini adalah Anda perlu memastikan bahwa perangkat telah di-root. Periksa menggunakan aplikasi Root Checker di Google Play Store untuk memeriksa apakah perangkat telah di-root atau belum. Jika belum, bisa melihat panduan untuk Rooting disini.

Rabu, 11 Juni 2014

Cara Mudah Instal Android ADB dan Fastboot Tool di Linux Windows dan MAC

tips trik, android, root, Android ADB, Fastboot

Jika Anda pernah mencoba untuk me-root atau mem-flash ROM ponsel Android, Anda mungkin pernah mendengar tentang istilah ADB atau fastboot. Kedua tools tersebut sangat berguna ketika melakukan root atau flash ROM, tetapi sedikit agak rumit untuk menginstalnya. Berikut adalah cara menginstal ADB dan Fastboot dengan mudah.


Apa itu ADB dan Fastboot?

Kedua tools ini memungkinkan Anda untuk mengirim perintah ke ponsel dari komputer melalui USB. Keduanya melayani fungsi yang berbeda, namun dapat diinstal dengan relatif mudah pada saat yang sama. Berikut adalah rincian singkat tentang kedua tools ini:

Android Debug Bridge (ADB): Tools ini memungkinkan Anda untuk mengirim berbagai macam perintah atau commands, yang tidak terbatas pada perintah dasar Linux shell, ditambah beberapa perintah khusus dari pengembang ke ponsel Anda di hampir setiap saat (selama mode debugging diaktifkan pada ponsel). Anda dapat mengirim perintah saat ponsel dihidupkan dan saat boot, atau bahkan ketika ponsel dalam mode recovery. Sementara ADB sering digunakan dalam hubungannya dengan rooting atau memodifikasi ponsel, ADB juga dapat digunakan untuk mengirimkan perintah ke perangkat yang tidak di-root.

Fastboot: Bila Anda ingin memodifikasi firmware ponsel, fastboot adalah alat yang Anda butuhkan. Tools ini memungkinkan Anda untuk mengirimkan perintah ke bootloader, yang berarti Anda dapat mem-flash atau memodifikasi hal-hal seperti kustom recovery. Anda tidak dapat mem-flash ROM seluruhnya dengan tools tersebut, tapi itu membantu untuk banyak hal yang ADB tidak bisa lakukan. Fastboot tidak diaktifkan untuk semua ponsel, sehingga Anda mungkin harus memeriksa perangkat apakah telah terinstal atau tidak.

Kedua tools ini terdapat pada SDK Android, namun ini adalah file yang sangat besar untuk di-download, dan tidak perlu jika sebagian besar pengguna hanya membutuhkan ADB dan fastboot saja. Jika Anda hanya ingin me-root ponsel, mem-flash ROM, dan bermain-main dengan terminal tanpa harus bergelut dengan kombinasi tombol yang kompleks, maka lewatkan saja SDK. Berikut adalah cara menginstalnya:


Windows

Windows adalah salah satu sistem operasi yang paling sulit untuk mendapatkan ADB dan fastboot bekerja, karena tidak seperti OS lain yang berbasis UNIX, Windows memiliki masalah driver yang membuat pusing kepala. Untungnya, beberapa member XDA telah melakukan kerja keras untuk membuat proses lebih mudah, dan Anda bahkan tidak perlu men-download Android SDK untuk melakukannya.

Jika hanya tertarik pada ADB, Anda dapat menggunakan 15 second ADB Installer, yang telah dilengkapi dengan fastboot di dalamnya (yang berguna untuk unlocking perangkat Android). Untuk itu, kita akan menggunakan Minimal ADB dan Fastboot tool. Download dan jalankan file .exe yang ada pada thread di XDA. Program ini secara otomatis akan menginstal ADB dan fastboot.

Program ini akan menanyakan apakah Anda ingin membuat shortcut di Start Menu atau pada desktop. Shortcut ini sebenarnya hanya akan membuka command prompt di folder tempat anda menginstal ADB dan fastboot. Anda bisa menggunakan shortcut ini, namun, Anda juga dapat memodifikasi variabel PATH untuk menyertakan folder ADB dan fastboot dipasang secara default di C:\Program Files (x86)\Minimal ADB and Fastboot\, sehingga Anda dapat menjalankan perintah-perintah dari setiap command prompt tidak peduli berada di folder apa.


Linux

Seperti banyak hal, menginstal ADB dan fastboot di Linux pasti berurusan dengan command line. Satu-satunya alasan yang mungkin menjadi masalah adalah jika distro Linux yang digunakan tidak dilengkapi dengan repositori yang tepat. Jika tidak, Anda dapat dengan mudah menambahkan repositori yang diperlukan dengan perintah kedua. Jika Anda berada di Ubuntu, Anda dapat melewatkan langkah repositori di bawah ini dan beralih ke menginstal perintah/command.

Untuk menambahkan repositori yang diperlukan, masukkan dan jalankan perintah ini:

sudo add-apt-repository ppa:phablet-team/tools && sudo apt-get update

Setelah selesai (atau jika Anda berada di Ubuntu), masukkan perintah berikut:

sudo apt-get install android-tools-adb android-tools-fastboot

Dan Anda sudah siap mengirimkan perintah ke perangkat Anda dari jendela terminal.


OSX

Untuk mempermudah proses instalasi ADB dan fastboot pada OS X, WonderHowTo sub-blog HTC One softModder menciptakan script untuk mengotomatisasi download dan instalasi ADB dan fastboot. Script ini bekerja untuk semua ponsel Android yang akan menjalankan ADB atau fastboot.

Langkah-langkah untuk menginstal:

1. Download file zip yang berisi script.
2. Ekstrak zip dan tempatkan pada folder Android pada Desktop.
3. Buka jendela Terminal baru.
4. Masukkan cd Desktop/Android
5. Masukkan ./ADB-Install-Mac.sh

Setelah dilakukan, script akan mengambil sedikit waktu untuk menjalankan, dan Anda akan dapat menjalankan perintah ADB dan fastboot dari jendela Terminal.


Semoga bermanfaat.......


Rabu, 21 Mei 2014

Download NOKIA X Flash Tool, Paket Lengkap Untuk Flash System, Boot, Recovery dan Fastboot

Nokia telah datang dengan Android seperti yang telah diprediksi sebelumnya, meski tak seorang pun akan pernah menyangka bahwa Nokia akan benar-benar meluncurkannya. Untuk itu, dalam posting kali ini akan membahas tool flasher yang akan membantu Anda untuk memflash sistem, boot, recovery dan juga dapat dengan mudah memflash partisi.

Tool ini dibuat oleh member senior XDA Developer, AngSanley, yang telah bekerja keras membuat flashing tool untuk Nokia X ini. Jadi, setelah Anda membaca langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini, lalu kita akan menuju ke prosedur rinci yang akan membantu Anda menggunakan Flashing Tool Nokia X.


Persiapan: 

Buat backup manual semua data yang ada di smartphone android Nokia X, untuk berjaga-jaga jika data hilang atau rusak, dapat dipulihkan dengan bantuan langkah-langkah sederhana berikut ini:

SMS - Gunakan aplikasi SMS Backup & Restore
Kontak - Sinkronisasikan dengan aplikasi Gmail
Log Panggilan - Gunakan aplikasi Call Log and Restore
Gambar, Lagu, Video, File lainnya - Copy ke SD Card / eksternal
Pengaturan APN dan MMS - Catat dari pengaturan  �Applications > Settings > Wireless and Network > Mobile Networks > Access Point Names�.

Pastikan bahwa baterai ponsel tersisa minimal 50%, untuk memastikan ponsel tidak mati di tengah proses flashing.


Prosedur Menggunakan Nokia X flash tool: 

Download Nokia X Flash Tool, kemudian jalankan di komputer.

software, Nokia X, tips trik, flash tool

Hubungkan ponsel ke komputer dengan bantuan kabel USB, lalu klik pada "Detect Device" dan kemudian Anda dapat memilih file yang akan digunakan yang berkisar sekitar sistem, boot, recovery, varian, data, cache dan pre load.

Tools ini juga dapat digunakan untuk menginstal custom recovery images. Nokia X juga sudah dapat di-root dan diinstal boot loader, dan juga dapat diganti dengan custom ROM yang didasarkan pada OS Android Jellybean 4.1.2.

Catatan: Jika ponsel tidak bisa boot up atau berhenti di layar awal (boot loop), matikan ponsel dengan menekan tombol power agak lama, kemudian ulangi langkah-langkah diatas dari awal.


Semoga bermanfaat.....

Enhanced by Zemanta